Mengapa Kaca Mobil di Jepang Tidak Ada yang Gelap?

ikuzoLifestyleLeave a Comment

Bila diperhatikan, hampir semua mobil pribadi di Jepang tampak transparan pada bagian depannya. Sangat berbeda dengan kultur di Indonesia yang justru saling berlomba menggelapkan kaca film di semua sisi dengan beragam alasan. Usut punya usut, ternyata memang hal tersebut sudah menjadi regulasi bagi setiap pemilik mobil di Jepang. Alasannya pun cukup klasik, yakni terkait masalah keamanan.

Depan dan samping baris pertama harus clear atau terang supaya polisi mudah memantau pengendaranya, sementara untuk bagian belakang boleh memakai kaca film yang gelap. Namun bukan berarti kaca depan dan kaca bagian sisi sopir atau pengendara tidak diberi kaca film, lho mina-san. Pada bagian tersebut juga diberi kaca film namun dengan tingkat kegelapan yang rendah.

Polisi di Jepang biasa memantau pelanggaran lalu lintas melalui kamera CCTV yang banyak beredar di setiap sudut jalan. Sistemnya pun tidak berbeda jauh seperti sistem tilang elektronik yang baru diterapkan di Jakarta belakangan ini. Bila terjadi pelanggaran, polisi akan memberikan tilang ke alamat dari registrasi pelat nomor pemilik mobil. Tak hanya karena regulasi saja, sebab lain pemilik mobil di Jepang tidak menggunakan kaca film gelap pada bagian depan dan samping, ternyata juga karena adanya unsur budaya.

Masyarakat Jepang cukup terkenal dengan budaya saling menghormati dan menghargai. Dengan terpeliharanya budaya tersebut dengan baik, makanya bila ada penggunaan kaca film gelap pada bagian depan dianggap kurang sopan. Jangankan kaca film di mobil, pakai kaca mata hitam saat sedang berbincang saja itu sudah dianggap tidak sopan, karena tidak menatap mata lawan bicara secara langsung. Mobil-mobil di Jepang yang memiliki kaca gelap di semua sisi biasanya hanya dipakai untuk mobil dinas pemerintahan, seperti perdana menteri.

Selain itu, tertib berlalu lintas menjadi poin lebih dari pengendara di Jepang. Bahkan klakson mobil nyaris tidak terdengar dimana-mana.

sumber : otomotif.kompas, oto.detik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *