Sensei Jepang


Sensei yang juga Kepala Sekolah IkuZo! Japanese Language Center ini merupakan lulusan dari Ritsumeikan Asia Pacific University Jepang. Saat masih di universitas, Fukuda-sensei diwajibkan untuk mempelajari bahasa asing ke-2 selain bahasa Inggris. Fukuda-sensei memilih untuk mempelajari bahasa Indonesia. Baginya, belajar bahasa adalah pengalaman luar biasa karena bahasa bisa memperluas dunia. Melalui pertemanannya dengan orang Indonesia, pengalaman tinggal di Indonesia, Sensei belajar banyak hal baru. Dari pengalamannya itulah, Fukuda-sensei ingin mengajar bahasa kepada kaum muda agar mereka dapat merasakan hal yang sama dan juga memperkaya kehidupannya sendiri.

Bagi sensei yang menyukai makanan Indonesia ini, menyaksikan kesuksesan murid-muridnya lulus Noryoku Shiken atau keberhasilan murid-muridnya berangkat ke Jepang merupakan kebanggaan dan pengalaman yang luar biasa.

Meski berstatus sebagai Kepala Sekolah, bukan berarti tidak bisa mengobrol seru dengan Fukuda-sensei, loh! Karena Fukuda-sensei juga menyukai anime dan manga seperti Yotsuba&! dan Gundam. Bisa jadi bahan obrolan yang seru, kan!? Selain itu Sensei juga hobi baca novel terutama tentang detektif dan juga hobi fotografi. Hasil foto Sensei sangat bagus dan sering dijadikan artikel foto dalam web IkuZo!

Sensei yang sering dipanggil dengan sebutan Yudo-sensei ini adalah salah satu sensei kelas Jepang di IkuZo Greenville dan Meruya. Beliau sangat senang berinteraksi dan berbagi pengalaman dengan orang lain, sehingga akhirnya beliau memilih menjadi pengajar setelah sebelumnya pernah bekerja untuk perusahaan swasta sambil belajar bahasa Jepang dan akhirnya berhasil lulus level N2. Mengapa beliau memilih mengajar? Karena selain dapat berinteraksi, beliau juga ingin bermanfaat untuk orang lain dengan berbagi ilmu dan pengalaman hidup, baginya akan merasa senang sekali ketika dapat membantu mewujudkan mimpi orang lain seperti sekolah di Jepang, kerja di Jepang, atau bisa berinteraksi dengan orang Jepang.

Yudo sensei lahir dan tumbuh di lingkungan keluarga yang menyukai negara Jepang. Contohnya, Ibu dari sensei ini pernah mengikuti pertukaran mahasiswa ke Jepang, keren yaa, Minna san! Sehingga Yudo sensei kecil sudah tidak awam melihat isi rumah yang penuh dengan pernak-pernik khas Jepang dan berkeinginan untuk bisa bahasa Jepang karena bercita-cita ingin bisa bekerja di Perusahaan Jepang di Jepang maupun yang ada di Jakarta.  Beliau juga sangat gemar membaca komik, nonton anime, mendengarkan lagu Jepang, hingga masakan Jepang. Salah satu band rock Jepang favoritnya adalah L’Arc’En’Ciel atau yang lebih sering disebut dengan sebutan Laruku.

Nah, jika kalian ingin bertukar pengalaman atau bahkan ingin tanya-tanya seputar bahasa Jepang kalian bisa bertanya langsung dengan Yudo sensei yang sangat ramah ini!^^

Jennifer atau Jean-sensei adalah salah satu sensei yang mengajar bahasa Jepang di IkuZo Meruya. Alumni salah satu sekolah international di daerah Jakarta ini sangat menyukai Jepang sejak masih di sekolah. Jean-sensei juga hobi berinteraksi dengan hewan-hewan serta membaca buku dan menggambar. Sensei yang multitalenta ini sangat disukai oleh murid-murid IkuZo!

Ardi sensei adalah salah satu sensei yang mengajar bahasa Jepang di IkuZo! Meruya, Alam Sutera, dan Permata Hijau. Suatu hari, Sensei pernah menonton versi Asli Anime dalam bahasa Jepang, kemudian tertarik dengan bahasa Jepang sehingga saat lulus Sekolah Menengah Atas, mengambil jurusan Sastra Jepang di salah satu Universitas Swasta di Jakarta.

Menurut Ardi sensei, ketika mendengar Bahasa Jepang, langsung berpikir bahasa Jepang itu keren banget, bahasanya kedengarannya halus tapi tegas. Karena itulah yang menimbulkan ketertarikan, penasaran, dan rasa ingin tahu Ardi sensei mengenai bahasa dan budaya Jepang. Didalam Sastra Jepang tidak hanya belajar mengenai bahasa, tapi juga belajar sejarah, budaya, kesusasteraan, politik, ekonomi, dan lain-lain mengenai negara Jepang. Namun, tak hanya bisa bahasa Jepang, Ardi sensei juga fasih berbahasa Mandarin lohh, keren yaa.

Pesan Ardi sensei, yang terpenting adalah diri sendiri harus ada minat, niat dan usaha, ditambah harus belajar menyukai apa yang sedang dipelajari. Ardi sensei juga sedang dalam tahap belajar dan masih jauh dari kata “mahir”, karena belajar itu tidak mengenal kata “ending”, apalagi belajar bahasa.

Sensei yang biasa disapa dengan Aurel sensei merupakan anak pertama dari dua bersaudara ini adalah pengajar kelas bahasa Jepang di IkuZo Greenville dan Alam Sutera. Sensei yang memiliki nama lengkap Rizky Aurelia Putri Dehars ini lulus dari program studi Jepang di salah satu Universitas Negeri di Depok. Bahkan di tahun 2020 ini Beliau menyelesaikan kembali Pendidikan program S2-nya di Universitas yang sama di sela-sela waktu sibuknya. Beliau juga pernah mengajar bahasa Indonesia untuk orang Jepang yang di tinggal di Indonesia. Wah, keren yaa, Minna san!^^

Di waktu senggang, Beliau biasa menghabiskan waktu untuk mendengarkan musik sambil browsing internet atau mengurus kucing peliharaan di rumah. Sejak kecil Aurel sensei sudah membaca komik Jepang seperti Ninja Hatori dan Detektif Conan serta mendengarkan musik Jepang. Hal ini membuat Aurel sensei tertarik dalam mengenal Jepang lebih dalam lagi dan akhirnya memutuskan untuk berkuliah di program studi Jepang. Baginya mempelajari bahasa Jepang merupakan langkah pertama dalam mengenal Jepang lebih lanjut dari berbagai aspek. Dengan mempelajari bahasa Jepang, kita bisa mendapat gambaran seperti apa masyarakat Jepang berpikir dan berperilaku.

Tips dalam mempelajari bahasa Jepang menurut Aurel sensei adalah sering latihan menulis dalam bahasa Jepang, seperti pola kalimat yang sudah dipelajari, kosakata dan terutama kanji, serta belajar secara rutin walaupun hanya satu jam per hari. Kemudian coba pula latihan membaca bacaan ringan seperti komik anak-anak dalam bahasa Jepang agar kita terbiasa membaca tulisan Jepang.

Sensei Manga


Soraya-sensei, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Aya-sensei ini juga sensei  yang berpengalaman. Sebelum mengajar di IkuZo!, ia memiliki pengalaman sebagai salah satu asisten komikus untuk format webcomics. Selain jago gambar, ia juga jago bahasa Jepang karena memiliki latar belajar Sastra Jepang. Sensei yang pernah kuliah di Univeritas Padjajaran ini sangat suka game.

Saat ini Aya-sensei mengajar di 3 tempat, yaitu: IkuZo! Meruya, Greenville, dan Permata Hijau. Selain jago gambar manual, sensei ini juga jago gambar digital. Baginya, menggambar digital jauh lebih menantang karena kita bisa menggunakan banyak teknik yang ada di gambar manual serta beberapa teknik baru yang tidak bisa dilakukan secara manual.

Pesan dari Aya-sensei untuk teman-teman yang suka dengan dunia gambar, komik, atau animasi adalah, “Jika kita mau mahir dalam menggambar, kita harus berani mencoba sesuatu yang baru.”

Kalian bisa memanggilnya dengan panggilan Ade-sensei ini dulunya juga pernah menjadi murid Manga IkuZo, lohh. Lalu menjadi pengajar part time saat kuliah hingga lulus kuliah sampai sekarang menjadi pengajar full time Manga di IkuZo Meruya dan Greenville. Sensei yang memiliki hobi menggambar sambil mendengarkan musik ini suka sekali menggambar digital. Baginya, menggambar digital jauh lebih praktis dan menantang karena ada banyak teknik yang tidak bisa diggunakan di gambar manual tetapi bisa dilakukan di digital. Namun, tak hanya gambar digital saja, Beliau juga sangat suka belajar macam-macam style gambar, seperti manga, kartun, semi realis, dan lain sebagainya.

Beliau menyukai gambar sejak duduk di bangku sekolah dasar saat mulai mengenal serial komik Sailoor Moon dan Cantik. Dimulai dari copy drawing komik, tokoh fanart anime hingga saat ini Beliau sangat suka eksplor style gambarnya dan membuat berbagai macam karakternya sendiri. Karakter favoritnya adalah Miiko dalam komik Miiko, lalu tokoh yang menginspirasinya adalah Naoko Takeuchi, Ono Eriko, Kim Jung Gi, Kuvshinov Ilya, dan Robert Dejesus.

Pesan dan motivasi dari Ade-sensei untuk kalian yang baru ingin memulai sebuah karya adalah, jika kalian merasa susah diawal, yang perlu kalian lakukan adalah tabrak aja, nanti lama-lama dapat feel dan mulai kerasa enjoy bahkan bisa nggk mau berhenti untuk menggambar. Lalu, jangan bandingkan karya sendiri dengan karya oranglain, karena setiap artist punya style dan pengalaman yang beda-beda. Nikmati saja prosesnya, ya Minna!^^

Kalian bisa memanggilnya Adhit sensei. Sensei merupakan pengajar kelas Manga di IkuZo Jogjakarta. Beliau sudah mulai suka menggambar sejak duduk di bangku Taman Kanak-kanak, namun mulai menekuni setelah lulus dari bangku Sekolah Menengah hingga berlanjut hingga sekarang. Baginya, menggambar bisa menjadi media penyalur emosi, baik senang, sedih, maupun marah. Beliau juga pernah menjadi bagian dari tim produksi di salah satu media cetak waktu di Bali, lohh. Saat itu, walaupun sedang bekerja, Beliau masih menyempatkan waktu luangnya untuk berlatih menggambar, karena menurutnya jika kemampuan gambar jarang di latih skillnya bisa menurun.

Tokoh inspisari Beliau adalah Katoki Hajime, karena desain mech-nya membuat Adhit sensei semangat menggambar lagi. Karakter Manga favoritnya, selama karakternya keren dan inspiratif Beliau akan suka, salah satunya adalah Chitanda Eru dalam anime Hyouka.

Selain hobi menggambar tentunya, Beliau sangat suka bersepeda, bahkan sesekali Beliau bersepeda jarak jauh (Fondo) sejauh 100km. Selain menghilangkan penat, bersepeda juga membuat tubuh tetap sehat dan bugar. Buat kamu yang juga memiliki hobi yang sama, kalian bisa loh, bersepeda bersama dengan Beliau!^^

Sensei yang biasa disapa dengan Nara sensei ini merupakan pengajar kelas Manga di IkuZo Jogjakarta. Beliau juga pernah menjadi ilustrasi freelance untuk menggambar fanart, mendesain karakter untuk proyek komik, coloring lineart, desain cover buku novel, dan sebagainya. Beliau menyukai gambar sejak masih kecil dan inspirasinya saat itu hingga sekarang adalah dari serial anime seperti Dragonball, Inuyasha, Sailor Moon, Let’s and Go!, Detective Conan, dan lain-lain yang diputar di televisi setiap Minggu pagi, walaupun hari libur, Nara sensei kecil pasti selalu bangun pagi untuk menyaksikan serial tersebut.

Beliau paling sering menggambar digital dengan berbagai macam software seperti Photoshop, Paint Tool SAI, Clip Studio Paint, Medibang, dan sebagainya. Menurutnya, menggambar digital bisa lebih cepat pengerjaannya dan tidak terlalu banyak untuk stok art supply. Namun, karya Nara sensei baik digital maupun manual sama-sama keren lohh, Minna san!^^

Pesan Nara sensei untuk kalian yang ingin belajar menggambar baik untuk ilustrasi lepas ataupun manga berkelanjutan, mulai terlebih dahulu dari melatih mental dengan menghargai dan memahami kemampuan diri sendiri, jangan terlalu membandingkan diri dengan orang lain dan nikmatilah proses menggambarnya. Juga selalu latihan dengan menggunakan referensi ya, berlatih menggambar dengan menggunakan referensi adalah dasar utama mengembangkan kemampuan menggambar:D

Sensei yang akrab disapa dengan Denny-sensei ini mengajar di IkuZo Cibubur. Dari cerita Ibunya, Denny sensei sudah suka mengambar sejak duduk di bangku taman kanak-kanak, sehingga sudah terbiasa dengan menggambar dan berlanjut sampai sekarang karena sering berlatih. Hal yang paling Beliau suka dari menggambar adalah dapat menciptakan karakter dan dunia baru dari imajinasinya, jadi semakin sering berlatih maka semakin luas juga dunia baru yang dapat tercipta dari imajinasi.

Mangaka favorit Beliau adalah Takahashi Rumiko, Masashi Kishimoto, dan Horikoshi Kohei, sedangkan karakter manga favoritnya adalah Saotome Ranma, Suzumiya Haruhi, dan Sakata Gintoki. Selain hobi menggambar, Beliau juga suka membaca buku dan menonton pertunjukkan Wayang khususnya cerita Wayang Mahabrata. Jika ada waktu luang, Beliau juga suka bereksperimen dan menyoba resep masakan baru.

Pada tahun 2017, Beliau pernah beberapa kali dipanggil oleh Dinas Kebudayaan Kota Bogor untuk berbagi ilmu dan mengajar menggambar adik-adik panti di Katulampa, Bogor. Tak sampai di sana saja, Beliau juga pernah menjadi salah satu dari dua juri lomba komik strip di Institut Pertanian Bogor dalam acara IPB Art Contest 2020. Kini Beliau juga aktif tergabung dalam komunitas komik strip Bogor.  Keren yaa, Minna san^^

Tips menggambar dari Denny-sensei dalam menciptakan suatu karya, baik karakter, enviromental, dan lain lain, lihatlah sekitar kalian. Banyak hal yang dapat kalian buat buat atau ciptakan dari benda-benda atau hewan-hewan di sekitar kalian.

Sensei Sewing


Heru-sensei saat memandu workshop jahit di Lippo Mall Puri

Program IkuZo! Sewing Class diasuh langsung oleh Heru Firmanto-sensei yang telah berpengalaman 10 tahun lebih dalam mengajar menjahit. Bagi Heru-sensei, menjahit adalah salah satu bentuk seni ketrampilan yang sebaiknya dimiliki oleh siapapun.

Karena menjahit tidak berarti hanya sekedar menghasilkan pakaian saja, tetapi juga merupakan salah satu cara dalam mengekspresikan kreativitas diri.

Di awal belajarnya, Heru-sensei mengikuti kelas menjahit dan mengikuti ujian negara di tahun 90an. Usai lulus ujian tersebut, Heru-sensei langsung diminta untuk mengajar di salah satu lembaga. Sejak saat itu Heru-sensei mengajar dan bekerja di beberapa butik sambil menyempurnakan tekniknya dalam mengajar. Banyak dari murid Heru-sensei telah menghasilkan karya atau bahkan membuka lapangan kerja sendiri setelah lulus.

ingin bergabung dengan kami?

PT. IkuZo! Indonesia (www.goikuzo.com) sedang membuka lowongan full timer untuk beberapa posisi.