Apakah Efektif Belajar Bahasa Jepang Melalui Anime?

ikuzoAnime, LifestyleLeave a Comment

Bagi yang tertarik untuk mempelajari budaya Jepang, keputusan untuk mempelajari bahasanya adalah hal yang mudah. Akan tetapi, menjalankannya dengan benar-benar mungkin terdengar sulit. Mempelajari sesuatu akan lebih mudah jika mempunyai ketertarikan secara pribadi. Mempelajari seni tradisional seperti upacara teh, kaligrafi Jepang atau aspek-aspek modern seperti anime dan manga. Menonton anime tak dapat disangkal menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang menghargai dan mencintai bahasa Jepang.

Tapi akan menjadi sebuah cerita baru yang berbeda saat seseorang menonton tayangan anime sebagai semacam pembelajaran tambahan untuk mempelajari suatu bahasa. Metode ini disebut menonton dengan mode AKTIF, yang mana bertentangan dengan mode PASIF, dimana kita membiarkan diri terbawa oleh cerita sambil membiarkan otak memproses terjemahan bahasa Inggris tanpa harus menyimpannya untuk referensi di kemudian hari. Mode aktif melibatkan peningkatan pendengaran dan ketajaman pikiran. Selain itu, kita menjadi lebih teliti dengan bagaimana kata-kata diucapkan dan bagaimana suatu kalimat disusun.

Lalu apakah menonton anime (aktif ataupun pasif) dapat membantu kita belajar bahasa Jepang? Untuk menjawab hal ini, kita harus melihat 3 poin penting.

  • Tingkat Kemampuan Berbicara Dalam Bahasa Jepang

Sebanyak apapun yang ingin dipelajari dengan menonton, pasti akan ada batasan seberapa banyak yang bisa kita dapatkan. Toh, juga hal ini dianggap sebagai materi pelengkap.

Idealnya, kita bisa menggunakan anime sebagai sumber materi jika sudah memiliki dasar tentang bagaimana bahasa Jepang diucapkan. Kita sebaiknya sudah memiliki pengetahuan yang fundamental tentang hal-hal mendasar, seperti posisi subjek dan kata kerja, penggunaan partikel dan pengucapan, serta penghormatan nama orang lain. Jika tidak, maka kita hanya akan menonton serangkaian hiburan belaka dan tidak untuk tujuan belajar.

Ketika kita sudah familiar dengan kosakatanya, jika kita mempunyai teman orang Jepang, cobalah untuk berbicara dengan mereka tentang hal tersebut. Bagi yang berani, cobalah masuk ke obrolan yang berhubungan dengan topik-topik tersebut.

  • Aliran Anime

Ada banyak rilis anime baru per musim. Kita tidak akan pernah bisa menonton semuanya. Ditambah dengan fakta bahwa mungkin ada beberapa aliran (genre) yang mungkin tidak menarik bagi kita. Menonton dengan teliti melalui seleksi yang cermat adalah kuncinya.

Meskipun kita mungkin suka menonton cerita fantasi dan cerita bertema sihir, kita pasti tidak akan menemukan banyak kata-kata baru yang berguna untuk percakapan sehari-hari. Untuk tujuan belajar, serial anime atau film yang termasuk dalam potongan cerita kehidupan, sekolahan, dan olahraga akan lebih cocok digunakan sebagai media.

  • Teknik Belajar Pribadi

Tidak ada jaminan pasti bahwa teknik yang berhasil untuk seseorang dapat memiliki efek yang sama terhadap proses belajar orang yang lain. Seseorang mungkin lebih cocok dengan metode mencatat dengan tulisan tangan untuk ungkapan bahasa Jepang sementara yang lain lebih menyukai metode digital untuk melacak kata-kata melalui aplikasi belajar bahasa Jepang.

Pada akhirnya, itu semua bergantung pada seberapa banyak yang kita dapatkan dari menonton anime. Tentu saja kita bisa menjadi se-kreatif mungkin dalam menyimpan kata-kata yang berguna dan catatan tambahannya.

Jadi, apakah efektif? Jawabannya adalah keduanya. Banyak orang yang belajar bahasa Jepang dengan menonton serial anime favorit mereka, membeli sumber belajar bahasa Jepang seperti buku, teks latihan dan panduan audio-video. Beberapa bahkan mengambil kelas di sekolah bahasa untuk memformalkan pembelajaran bahasa Jepang mereka.

Di sisi lain, ada orang yang membuat belajar bahasa Jepang hanya sebagai alasan untuk menonton anime lebih banyak. Nah, hal ini menjadi situasi yang sangat berbeda. Apakah efektif atau tidak, semuanya akan tergantung pada pilihan metode belajar dan juga komitmen yang kita berikan dalam prosesnya.

Tak peduli jika kalian mempelajari bahasa Jepang dengan kursus atau belajar sendiri, menentukan seberapa jauh kemampuan yang ingin kalian capai dalam kurun waktu tertentu dapat membantu kalian menjadi lebih baik. Kalian bisa memotivasi diri dengan mendaftar di tes kemampuan bahasa Jepang (JLPT). Level paling rendah adalah level N5. Jika Anda lulus tesnya, Anda akan memahami beberapa ungkapan dasar bahasa Jepang.

Kebanyakan dari kita mempunyai smartphone. Manfaatkan alat multifungsi ini dengan mengunduh aplikasi-aplikasi bermanfaat untuk melihat kosa kata, mempraktekkan huruf kana atau bahkan mendengarkan rekaman secara teratur. Cobalah jadikan kegiatan-kegiatan ini sebagai rutinitas. Coba untuk mempelajari semua bidang yaitu, tata bahasa, mendengar percakapan, kosakata, hiragana, katakana, kanji dan cara penulisan. Mempelajari kembali juga penting, jangan sampai melupakannya, atau semua usaha yang kalian lakukan akan sia-sia. Cara apapun yang dipilih, kalian harus sabar dan selalu ingat bahwa banyak latihan membuat kesempurnaan!

sumber : amongcultures (featured image), jpninfo (info)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *